Senin, 05 November 2012

STRUKTUR DASAR ALGORITMA


1. Struktur Sekuensial (Runtunan)
2. Struktur Seleksi (Pemilihan)
3. Struktur Repetition(Pengulangan)

STRUKTUR SEKUENSIAL (Runtunan)


- Pada struktur sekuensial instruksi dikerjakan secara
  berurutan baris perbaris mulai dari baris pertama
  hingga baris terakhir, tanpa ada loncatan atau
  perulangan.

- Tiap instruksi dikerjakan satu per satu.
- Tiap instruksi dilaksanakan tepat sekali, tidak ada instruksi yang
  diulang.
- Urutan instruksi yang dilaksanakan pemroses sama dengan
  urutan instruksi sebagai tertulis di dalam teks algoritma.
- Akhir dari instruksi terakhir merupakan akhir algoritma.


Contoh Algoritma
Menghitung Luas Persegi Panjang :



1. Masukkan panjang (p)   

2.  Masukkan lebar ( l )
3.  Hitung Luas (p * l )
4.  Tulis Luas







Pengaruh Urutan Instruksi


- Urutan instruksi dalam algoritma adalah
 penting. Urutan instruksi menunjukan urutan
 logik penyelesaian masalah.
- Urutan instruksi yang berbeda mungkin tidak
 ada pengaruh terhadap solusi persoalan,
 tetapi mungkin juga menghasilkan keluaran
 yang berbeda, tergantung pada masalahnya


Contoh urutan instruksi yang berbeda tetapi
tidak mempengaruhi hasil.


















Dari kedua algoritma hasil C dan D adalah SAMA

Tetapi jika algoritma di atas urutan no. 1,2 dan 3
diubah (ditukarkan ) maka menghasil keluaran
yang berbeda (tidaksama) seperti berikut :


- {di baca dua buah bilangan integer kemudian hitung
penjumlahan dan perkalian dua buah bilangan tersebut,
dan tampilkan hasilnya ke layar} 








Hasil C dan D akan
berbeda dengan dua
algoritma sebelumnya


STRUKTUR SELEKSI (PEMILIHAN)


Struktur seleksi adalah instruksi yang dipakai untuk memilih satu aksi dari
         beberapa kemungkinan aksi berdasarkan suatu syarat


Bentuk ke-1 dari pemilihan
Suatu aksi hanya dilakukan bilapersyaratan atau kondisi tertentdipenuhi. jika kondisi bernilai
benar kerjakan aksi jika salah,
tidak ada aksi apapun yang
dikerjakan.

Notasi algoritmik :   
                             


Add caption





   if Syarat then
       Aksi        {True}
   endif             {False}





STRUKTUR SELEKSI


Bentuk ke-2 dari pemilihan
Apabila syarat dipenuhi maka
aksi-1 dilaksanakan bila syarat
tidak dipenuhi maka aksi- 2
yang dilaksanakan


Notasi Algoritma,

IF syarat THEN
     aksi-1        {true}
ELSE
     aksi-2       {false}
ENDIF








STRUKTUR PERULANGAN


Perulangan adalah instruksi yang dapat mengulang sederetan
Instruksi secara berulang-ulang sesuai persyaratan yang
ditetapkan.


Struktur instruksi perulangan pada dasarnya terdiri atas :
- Kondisi perulangan; suatu kondisi yang harus dipenuhi agar
 perulangan dapat terjadi.
- Badan (body) perulangan; deretan instruksi yang akan
 diulang-ulang pelaksanaannya.
- Pencacah (counter) perulangan; suatu variabel yang
 nilainya harus berubah agar perulangan dapat terjadi dan
 pada akhirnya membatasi jumlah perulangan yang dapat
 dilaksanakan

Jenis Perulangan :


2. For – Next
4. While – Do
6. Repeat - Until

Perulangan : FOR - NEXT


Bentuk umum :
For var=awal to akhir
      …………….
instruksi-instruksi
  ……………..
Next  var






Makna dari bentuk perulangan di atas adalah
ulangi instruksi tersebut berdasarkan variabel
perulangan mulai dari nilai awal hingga nilai
akhir.
Dari gambar di atas instruksi akan dikerjakan
sebanyak 4 kali, karena perulangan dimulai dari
1 sampai 4.

Perulangan : While - Do



Bentuk umum :




While {kondisi} do
…………..
instruksi-instruksi
…………..
Endwhile






Dari bentuk pengulangan di atas
instruksi akan dilaksanakan berulang
kali selama kondisi bernilai TRUE , jikaFALSE maka badan pengulangan tidakakan dilaksanakan yang berarti
pengulangan selesai.

Contoh :


Algoritma Cetak_Angka
{mencetak 1, 2, .., 8 ke piranti keluaran}
Deklarasi :
K: integer
Deskripsi :
K     1 {inisialisasi}
while k <= 8 do
write (k)
k k + 1
endwhile

Perulangan : REPEAT - UNTIL


Bentuk umum :




Repeat
……….
instruksi
……….
Until ( kondisi )



Keterangan :


Intruksi ( atau runtunan instruksi)
akan dilaksanakan berulang kali
sampai kondisi bernilai true, jika
kondisi bernilai false maka
pengulangan masih terus dilakukan.

Contoh :

Algoritma Cetak_Angka
{mencetak 1, 2, .., 8 ke piranti keluaran}
Deklarasi :
K: integer
Deskripsi :
K     1 {inisialisasi}
repeat
write (k)
k     k + 1
until k > 8





















0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons